10/11/11

EGALITERISME DAN KESEMPURNAAN DALAM IEDUL ADHA


Bismillahirrachmanirrachim

Puji syukur atas karunia ahlu rizqi yang telah diberikan kepada suluruh ummat muslim sekalian...

Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar...
Laa illa ha illallahu akbar, alllahu akabar, wa lillahihilcham...

Pekikan kumandang takbir dimalam nan cerah, ditengah himpitan problematika sosial yang mencuat dari lubuk kesadaran manusia. Manusia sebagai makhluk yang labil, yang dengan mudah hati dan kesadarannya terbolak-balikkan oleh suasana kehidupan. Hanya ALLAH tempat bersandar dari segala khilaf nafsu dan amarah dunia yang mampu

24/10/11

TELAAH KONSTITUSI HMI ; Menguatkan konsepsi ke-HMIan


“Dan ALLAH telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal sholeh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diRidhoi-Nya untuk mereka, dan dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang fasik.”
(An Nuur : 55)

Konstitusi diartikan sebagai peraturan/landasan hukum yang di gunakan dalam perjalanan suatu aktifitas keorganisasian untuk mencapai tujuan yang diharapkan baik secara terulis maupun tidak tertulis. Menurut carl J. Friedirch dalam buku Constitutional Government and Democrazy, menjelaskan konstitusionalisme dalam pemerintahan merupakan ;